Sebagai bagian penting dari perahu, layar telah dikenal sejak bangsa Mesir menggunakannya untuk menambah laju perahu batang papyrus. Dari sebentuk perahu, bangsa Mesir mengembangkan teknologi pembuatan kapal. Kapal yang pertama dibuat untuk mengantar arwah Firaun Cheops untuk menuju surga. Raja yang membangun piramid Giza yang hidup pada tahun 2600 sebelum Masehi. sejak itu, bangsa Mesir mengandalkan kemampuan kapal-kapal mereka. Terutama untuk urusan perniagaan di sepanjang sungai Nil.
Namun bangsa Mesir bukanlah satu-satunya perancang kapal di kawasan Mediterrania. Sebuah presto peninggalan tahun 1500 sebelum Masehi, memperlihatkan kapal laut Minoan berlayar di lautan. Raja-raja Minoan bahkan dianggap sebagai pencetus lahirnya angkatan laut.
Sebelum bangsa Yunani merajai lautan, bangsa Fenisia-lah penguasa perairan Mediterrania, 3 sampai 400 tahun selama abad perunggu.Mereka menggunakan timah serta tembaga pada bagian-bagian kapal mereka. Setelah kejayaan Fenisia berlalu, bangsa Yunani mencapai kemajuan penting, baik dalam desain maupun konstruksi kapal. Salah satu yang sangat terkenal adalah The Trireme yang dibuat abad ke-6 Masehi. Kapal sepanjang 39,6 meter ini turut ambil bagian dalam perang Salamis di tahun 480 Masehi.
Menyusuri sejarah layar, akan membawa kita pada bangsa Viking, pengarung samudra dari Skandinavia. Juga Nightingale yang merupakan kapal layar tercepat. Serta Pusen, kapal layar terbesar yang pernah dibuat manusia.
Ketika kecepatan menjadi tuntutan, layarpun harus digulung. Tenaga uap telah menggantikannya.Sejak 1850, kapal uap menggusur posisi kapal layar. Namun layar tidak benar-benar tergulung. Hingga kini, layar masih memegang peran dalam dunia pelayaran. Setidaknya ia tetap merupakan sahabat sejati para pelaut dan tetap setia menyinggahi satu pulau ke pulau lainnya.
Sumber: AikonTV, eps. Layar.
