468x60bannerad

Kamis, 04 Januari 2018

Tentang 'Balet'

Diciptakan di Italia, menjadi tontonan favorit para bangsawan eropa, dan kini popularitasnya tersebar ke seluruh dunia. Tarian Balet merupakan salah satu jenis seni tari yang berasal dari Italia, namun kemudian menjadi lebih populer di Perancis, hingga kemudian tersebar ke seluruh belahan dunia.

Tari balet muncul pertama kali di Italia pada apad ke 15 pada era Renaissance. Tokoh yang pertama kali memperkenalkan tarian balet adalah Domenico da Piacenza, dengan nama "Ballo". Dalam perkembangannya kata Balo berkembang menjadi Balli atau Balleti, dari sinilah kemudian muncul istilah kata Ballet.

Tarian balet menjadi pertunjukan eksklusif bagi para bangsawan eropa pada abad ke 17, Raja Louis ke 14 dari perancis mendirikan Academie Royale de Danse pada tahun 1661. Tarian balet menjadi semakin populer saat Jeans Georges Noverre merilis karya berjudul Lettres Suur la Danse et les Ballets pada tahun 1760.

Tari balet masuk ke Indonesia pada era kolonial Belanda pada abad ke 20, di kala itu perkembangan tarian balet di Indonesia sangat lambat karena menjadi seni eksklusif para otoritas Belanda di Indonesia.

Pada awalnya penari balet menggunakan pakaian khas abad pertengahan dengan korset dan sepatu, namun kini di era balet modern korset tidak lagi digunakan, para penari balet hanya menggunakan rok tutu, stoking, dan pointe shoes.

Ada tiga aliran balet di Indonesia, yaitu, Royal Academy of Dance dengan gaya balet Inggris, Vaganova yang didirikan oleh Agrippina Vaganova di Saint Petersburg dengan aliran Rusia, dan Australian Teacher of Dance yang meskipun tergolong baru namun telah menyedot banyak perhatian dunia.

Tarian balet kini tidak lagi menjadi monopoli kaum bangsawan, namun gerakan-gerakan indahnya telah mampu menghipnotis penonton dari berbagai kalangan dan lapisan.

Teks: Michael Yuli Aryanto
Copyright © Bentara Kata - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.